Detail Cantuman Kembali

XML

penentuan letak jetty conveyor batubara PT> Tanjung Berlian Samboja di perairan ambalat kalimantan timur


Meningkatnya kebutuhan batubara selaras dengan tingginya kebutuhan listrik nasional yang diproduksi oleh Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang menggunakan batubara sebagai bahan bakar utamanya. Untuk mempermudah kegiatan produksi dan distribusi batuibara, diperlukan sarana dan prasarana penunjang yang diakomodir melalui jalur laut berupa kapal pengangkut seperti tongkang serta pelabuhan khusus untuk keperluan bongkar muat. Pada umumnya pelabuhan bongkar muat batubara dilengkapi dengan fasilitas penunjang berupa jetty conveyor, yang berfungsi untuk mempermudah aktivitas bongkar-muat batubara dari kapal pengangkut menuju tempat penyimpanan dan sebaliknya untuk efisiensi waktu distribusi batubara memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dalam kegiatan pelabuhan. Letak jetty conveyor dalam pelabuhan batubara memiliki peran cukup penting dalam efisiensi alur distribusi. Oleh sebab itu, penentuan letak bangunan jetty conveyor merupakan standar operasi pelabuhan yang memuaskan, persyaratan umum yang harus dipenuhi adalah: Alur pelayaran yang aman, ukuran dan kedalaman kolam pelabuhan cukup memenuhi kebutuhan kapal yang berlabuh. Tempat berlabuh (kolam pelabuhan) terlindung dari serangan gelombang, tersedia cukup ruang untuk penyimpanan barang, tersedia peralatan bongkar muat dan fasilitas pelayanan laut lainnya dalam jumlah dan ukuran yang memadai, tersedianya fasilitas pemeliharaan atau perbaikan (bengkel) untuk kapal dan peralatan lainnya. Pada perencanaan dermaga barang ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan sehubungan dengan kondisi di lapangan, antara lain: pasang surut, batimetri, angin, gelombang, serta arus.
Dyan Raharja - Personal Name
Rahyono - Personal Name
Supriyatno Widagdo - Personal Name
624.15.07 Dya p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2015
Surabaya
xii, 67 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...